Sharing and learning Together

Name

Email *

Message *

Monday, 9 February 2026

Syuabul Iman; Cinta Kepada Allah, Khauf, Raja' dan Tawakal ( Media Interaktif PAI Kelas X )

Media Interaktif: Cabang Iman - Kaniah, S.Ag.,M.Pd.I

Sunday, 8 February 2026

Syuabul Iman; Mencintai Allah, Khauf, Raja' dan Tawakal (Infografis Materi 7 PAI X)

Syua’bul Iman: 4 Pilar Hati

Syua’bul Iman: Pilar Hati

Menelusuri Hakikat Cinta, Takut, Harap, dan Tawakal

Aqidah Kelas X SMK

Hakikat Iman

Rasulullah SAW bersabda bahwa iman memiliki lebih dari 70 cabang (Syua’bul Iman). Fondasi utamanya bukan sekadar ucapan, melainkan keyakinan yang tertanam kuat di dalam hati (ma'rifatun bil qalbi).

Infografis ini membedah empat dimensi spiritual utama yang menjadi motor penggerak ketaatan seorang mukmin: Mahabbah (Cinta), Khauf (Takut), Raja' (Harap), dan Tawakal (Berserah).

Profil Keseimbangan Hati Seorang Mukmin

1. Mahabbah (Cinta kepada Allah)

"Adapun orang-orang yang beriman sangat besar cintanya kepada Allah..." (Q.S. Al-Baqarah: 165)

Mahabbah adalah puncak tertinggi ibadah hati. Cinta ini menjadi motor penggerak seluruh amal saleh. Tanpa cinta, ibadah hanyalah ritual kosong tanpa jiwa.

Tanda-Tanda Cinta Sejati:

  • Ittiba' Rasul: Mengikuti sunnah Nabi SAW.
  • Al-Itsar: Memprioritaskan Allah di atas ego pribadi.
  • Istinas: Merasa nyaman berinteraksi dengan Al-Qur'an.
  • Tadhiyah: Rela berkorban di jalan Allah.

Tingkat Prioritas dalam Hati Mukmin (Konseptual)

2. & 3. Keseimbangan Khauf & Raja'

Menjaga hati di antara rasa takut akan siksa-Nya dan harapan akan rahmat-Nya.

Khauf (Rem)

Rasa takut yang muncul karena sadar akan keagungan Allah. Berfungsi sebagai rem dari maksiat dan sifat sombong.

"...maka janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku..." (Q.S. Ali 'Imran: 175)

Dua Sayap Burung: Iman tidak terbang tanpa keseimbangan keduanya.

Raja' (Bahan Bakar)

Harapan penuh akan rahmat Allah. Berfungsi sebagai bahan bakar agar tidak putus asa saat gagal atau berdosa.

"...Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah..." (Q.S. Az-Zumar: 53)

4. Tawakal: Puncak Penyerahan Diri

"Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah." (Q.S. Ali 'Imran: 159)

Proses Tawakal yang Benar

1

Ikhtiar (Usaha)

Berusaha maksimal sesuai hukum sebab-akibat (sunnatullah). Belajar sebelum ujian.

2

Doa (Permohonan)

Mengakui kelemahan diri dan memohon kekuatan serta hasil terbaik dari Allah.

3

Tawakal (Penyerahan)

Menyerahkan hasil akhir sepenuhnya kepada Allah. Hati menjadi damai dan ridha.

Komposisi Kesuksesan Mukmin

Tawakal bukan berarti pasrah tanpa usaha (jabariyah), melainkan penyerahan setelah usaha maksimal.

Refleksi

"Cinta menggerakkan kita, Takut menjaga kita, Harap menguatkan kita, dan Tawakal menenangkan kita."

Materi Pembelajaran PAI & BP SMK Kelas X | Kurikulum Merdeka

Thursday, 29 January 2026

Refleksi Pembelajaran Materi Menjaga kehormatan, Ikhlas, malu & Zuhud (Bab.7 PAI XI SMK)

LKPD Interaktif PAI & BP - XI SMK

LKPD & Refleksi Pembelajaran PAI & BP

Elemen Aqidah: Menjaga Kehormatan, Ikhlas, Malu, dan Zuhud

Guru Pengampu: Kaniah, S.Ag., M.Pd.I

SMK XI - Semester Genap

Langkah 1: Identitas Peserta Didik

Langkah 2: Intisari Materi

1. Menjaga Kehormatan (Muru'ah): Menjaga perilaku agar tetap terhormat di mata Allah dan manusia dengan menjauhi maksiat.
2. Ikhlas: Melakukan segala amal ibadah semata-mata karena Allah SWT tanpa mengharap pujian manusia.
3. Malu (Al-Haya'): Sifat yang mencegah seseorang melakukan perbuatan tercela karena merasa diawasi Allah.
4. Zuhud: Tidak bergantung pada dunia dan mengutamakan akhirat tanpa meninggalkan kewajiban duniawi.

Langkah 3: Lembar Kerja & Refleksi

1. Bagaimana cara Anda menjaga kehormatan (muru'ah) di lingkungan sekolah?

2. Berikan satu contoh perilaku ikhlas dalam membantu teman tanpa pamer!

3. Apa yang Anda rasakan setelah mempelajari sifat Malu dan Zuhud hari ini?

Bagaimana tingkat kepuasan belajar Anda hari ini?

😢 Kurang
😐 Biasa
😊 Senang
🤩 Luar Biasa

Terima Kasih!

Hasil pengerjaan Anda telah siap diunduh. Silakan klik tombol di bawah untuk menyimpannya sebagai laporan.

© 2024 Media Pembelajaran PAI & BP - SMK XI. Dikembangkan untuk kelas Ibu Kaniah, S.Ag., M.Pd.I

Menjaga kehormatan, Ikhlas, Malu dan Zuhud ( Materi 7 PAI XI SMK)

Media Pembelajaran PAI & BP Kelas XI
Modul Digital Aqidah XI

Menjaga Kehormatan, Ikhlas, Malu, dan Zuhud

Panduan lengkap perilaku muslim masa kini dengan contoh praktis untuk kehidupan sehari-hari di lingkungan SMK.

Icon PAI

Tujuan Pembelajaran

  • 1

    Menganalisis makna dan dalil naqli tentang sikap menjaga kehormatan, ikhlas, malu, dan zuhud.

  • 2

    Membiasakan diri berperilaku mulia dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan kerja (PKL).

Materi & Contoh Perilaku

1. Menjaga Kehormatan (Muru'ah)

Muru’ah adalah menjaga tingkah laku agar tetap pada koridor akhlak mulia serta menjaga harga diri sebagai muslim.

... وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ ...

"...laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya..." (QS. Al-Ahzab: 35)

DI SEKOLAH

Menolak bolos karena merasa perbuatan itu merendahkan status pelajar.

MEDIA SOSIAL

Tidak posting konten mengumbar aurat demi menjaga nama baik keluarga.

DUNIA KERJA

Menjaga adab bicara dengan rekan kerja/guru secara profesional.

2. Ikhlas

Memurnikan niat hanya untuk mencari ridha Allah Swt. dalam setiap amal tanpa mengharap pujian.

وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ...

"...tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan..." (QS. Al-Bayyinah: 5)

BELAJAR

Mencari ilmu demi keberkahan, bukan sekadar nilai atau peringkat.

SOSIAL

Sedekah tanpa posting di status media sosial untuk pamer.

KERJA

Membereskan alat praktik tanpa diperintah demi tanggung jawab.

3. Malu (Al-Haya')

Pengendali diri agar tercegah dari perilaku tercela karena sadar Allah selalu mengawasi.

اَلْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنَ الْإِيْمَانِ

"Malu itu adalah sebagian dari iman." (HR. Bukhari & Muslim)

INTEGRITAS

Malu menyontek saat ujian meskipun pengawas sedang lengah.

LISAN

Malu membicarakan aib teman di grup WhatsApp atau secara luring.

DISIPLIN

Malu jika datang terlambat ke sekolah karena merasa melanggar janji.

4. Zuhud

Tidak membiarkan hati terikat berlebihan pada dunia. Hidup sederhana & memprioritaskan akhirat.

اِزْهَدْ فِي الدُّنْيَا يُحِبَّكَ اللَّهُ

"Zuhudlah terhadap dunia, niscaya Allah akan mencintaimu." (HR. Ibnu Majah)

GAYA HIDUP

Tidak maksa beli HP mahal jika ekonomi orang tua belum mampu.

PRIORITAS

Tetap shalat tepat waktu meski sedang asyik bermain game.

SOSIAL

Mudah berbagi barang kelebihan yang dimiliki kepada kawan.

Kuis Interaktif Soal 1 / 2

Memuat pertanyaan...

Sunday, 25 January 2026

LKPD Bab 6 PAI XI, Tentang IPTEK

LKPD Interaktif PAI - IPTEK dalam Islam
📚 Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas XI

LKPD Interaktif: IPTEK dalam Islam

QS. Ar-Rahman (55): 33 dan Hadis Terkait

👩‍🏫 Guru Mapel: Kaniah, S.Ag., M.Pd.I

📋 Data Peserta Didik

📊 Progress Pembelajaran 0%

🎯 Kompetensi Dasar

3.3

Menganalisis makna QS. Ar-Rahman (55): 33 dan hadis tentang IPTEK

4.3

Menyajikan keterkaitan antara IPTEK dengan ajaran Islam

🎓 Tujuan Pembelajaran

1

Peserta didik mampu menjelaskan kandungan QS. Ar-Rahman (55): 33 tentang IPTEK

2

Peserta didik mampu menganalisis hadis tentang kewajiban menuntut ilmu

3

Peserta didik mampu mengidentifikasi contoh IPTEK yang sesuai ajaran Islam

📖 QS. Ar-Rahman (55): 33

يٰمَعْشَ���� الْجِنِّ وَالْاِنْسِ اِنِ اسْتَطَعْتُمْ اَنْ تَنْفُذُوْا مِنْ اَقْطَارِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ فَانْفُذُوْا ۗ لَا تَنْفُذُوْنَ اِلَّا بِسُلْطٰنٍ

"Yā ma'syaral-jinni wal-insi inis-taṭa'tum an tanfużū min aqṭāris-samāwāti wal-arḍi fanfużū, lā tanfużūna illā bisulṭān."

📝 Terjemahan:

"Wahai golongan jin dan manusia! Jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah. Kamu tidak akan mampu menembusnya kecuali dengan kekuatan (dari Allah)."

💡 Kandungan Ayat:

  • Allah memberikan tantangan kepada jin dan manusia untuk menjelajahi alam semesta
  • "Sulthan" (سُلْطَان) bermakna kekuatan, yang ditafsirkan sebagai ilmu pengetahuan dan teknologi
  • Islam mendorong umatnya untuk mengembangkan IPTEK
  • Perkembangan IPTEK harus diiringi dengan keimanan kepada Allah

📚 Hadis Tentang Menuntut Ilmu

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

"Ṭalabul-'ilmi farīḍatun 'alā kulli muslim."

(HR. Ibnu Majah)

📝 Terjemahan:

"Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim."

اُطْلُبُوا الْعِلْمَ وَلَوْ بِالصِّينِ

"Uṭlubul-'ilma walau biṣ-ṣīn."

(HR. Ibnu 'Adiy)

📝 Terjemahan:

"Tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri Cina."

💡 Hikmah Hadis:

  • Menuntut ilmu adalah kewajiban, bukan pilihan
  • Tidak ada batasan tempat dan waktu dalam menuntut ilmu
  • Islam menghargai semua jenis ilmu yang bermanfaat

LKPD Interaktif PAI & BP Kelas XI