Sharing and learning Together

Name

Email *

Message *

Monday, 27 July 2026

 

Merubah Proses Pembelajaran Lebih Bermakna Dengan Memanfaatkan

Kecerdasan Artifisial

(Praktik Baik Pembelajaran Mendalam PAI di SMKN 1 Slawi)

Oleh : Kaniah, S.Ag., M.Pd.I

GPAI SMKN 1 Slawi

 

 

Pendahuluan

Dunia pendidikan saat ini berada di persimpangan jalan yang menarik. Di era revolusi industri 4.0 menuju Society 5.0, peran pendidik bukan lagi sekadar sebagai satu-satunya sumber ilmu, melainkan sebagai fasilitator, navigator, dan inspirator. Pendidikan Agama Islam (PAI), yang sarat dengan nilai-nilai moral dan spiritual, menghadapi tantangan unik dalam relevansinya bagi generasi Z dan Alpha yang sangat akrab dengan teknologi digital.

 Penulis menyadari bahwa nilai-nilai keagamaan harus disampaikan dengan cara yang adaptif di sekolah. Meyakini bahwa teknologi bukanlah ancaman bagi nilai-nilai tradisional, melainkan alat (tools) yang dapat memperdalam pemahaman dan kebermaknaan pembelajaran. Artikel ini menguraikan praktik baik bagaimana integrasi Kecerdasan Artifisial (AI) telah mentransformasi ruang kelas PAI menjadi tempat yang lebih dinamis, kolaboratif, dan bermakna.

Pembahasan

Tantangan Pembelajaran PAI di Era Digital

Siswa SMK memiliki karakteristik belajar yang khas,   mereka cenderung menyukai hal-hal yang bersifat praktis, kontekstual, dan visual. Seringkali  materi PAI dianggap sebagai pelajaran "hafalan" yang kaku jika hanya mengandalkan metode ceramah konvensional.   Sehingga secara umum tantangan yang penulis hadapi dalam proses pembelajaran  di kelas antara lain meliputi ; a) Kesenjangan Relevansi, Bagaimana menghubungkan syariat Islam dengan tantangan dunia kerja modern yang serba cepat, b) Personalisasi Belajar, Setiap siswa memiliki kecepatan pemahaman yang berbeda, c) Keterbatasan Waktu, Kebutuhan untuk eksplorasi nilai agama yang lebih mendalam di tengah padatnya kurikulum produktif. Maka melalui pemanfaatan AI, penulis berupaya  mengubah paradigma tersebut melalui sintaks pengalaman belajar murid di kelas dari proses memahami, mengaplikasi hingga merefleksi hasil belajar yang lebih bermakna.

Peran Kecerdasan Artifisial sebagai Mitra Belajar

AI hadir sebagai "asisten cerdas" yang membantu guru melakukan akselerasi pembelajaran. Ada beberapa strategi yang penulis terapkan antara lain:

a.        Personalisasi Materi (Differentiation Strategy): Menggunakan berbagai macam tools AI untuk menyusun ringkasan materi yang disesuaikan dengan level kognitif murid. Sebagai contoh pada materi pembelajaran bab Pernikahan penulis mendesain bahan ajar interaktif yang dapat dijadikan materi pendamping belajar murid. Seperti contoh pada link berikut; Bahan ajar Interaktif https://shorturl.asia/id/91HgP, video pengantar materi pembelajaran , https://www.youtube.com/shorts/cPHFwSfS3yg dan materi serta media pembelajaran lainnya yang terkumpul di  https://kaniabelajar.blogspot.com/

b.        Media Pembelajaran Interaktif: Memanfaatkan AI generatif untuk efesiensi dan efektifitas belajar seperti pembuatan kuis untuk asesmen awal dan asesmen akhir dengan desain durasi waktu serta pengerjaan soal yang dibatasi hanya dapat dikerjakan satu kali, sehingga murid lebih fokus, interaktif, menyenangkan dan terukur hasil belajarnya. (contoh link asesmen awal https://sl1nk.com/dlqdhyq dan asesmen akhir https://shorturl.asia/id/alCZb)

Implementasi Strategis di Kelas PAI

Beberapa langkah konkret lainnya yang penulis terapkan sebagai praktik baik dalam pemanfaatan AI bagi guru dan murid Adalah : a) Analisis Kebutuhan;  Menggunakan AI untuk mengolah data minat siswa agar metode penyampaian lebih tepat sasaran. b) Prompt Engineering; Murid  diajak berdialog dengan AI mengenai isu kontemporer,  contoh menyusun skenario kasus pernikahan (seperti syarat sah, wali, dan mahar) yang disesuaikan dengan realitas ekonomi dan sosial masyarakat. Selanjutnya murid  diajak melakukan "role-play" di mana mereka harus memecahkan dilema pernikahan dengan merujuk pada prinsip syariah. Kegiatan ini merupakan tahap mengaplikasi pada proses pembelajaran inti yang disajikan dalam bentuk debat kelompok pro dan kontra dari kasus di atas setelah murid memahami materi yang diberikan oleh guru sesuai  perspektif Islam. Di sini guru tetap berperan  sebagai moderator yang memvalidasi jawaban AI dengan merujuk pada Al-Qur'an dan Hadis sumber rujukan materi yang valid. c) Project-Based Learning;  Murid ditugaskan membuat kampanye digital  moderasi  beragama tentang “Mahar dalam pernikahan” dengan bantuan desain berbasis AI.

 Evaluasi dan Tantangan Etis

Simpulannya kebermaknaan pembelajaran muncul ketika siswa merasa benar-benar terlibat dalam proses belajar di kelas.  Dan penggunaan AI  sangat meningkatkan partisipasi siswa secara signifikan. Meski demikian  ada dua hal penting yang guru harus selalu  tekankan bahwa;  AI adalah alat, bukan otoritas kebenaran yang mutlak, dan guru harus mengingatkan bahwa termasuk tindakan larangan plagiasi hasil AI apabila tanpa proses olah pikir mandiri dari pengguna.

Penutup

Pemanfaatan AI dalam pembelajaran PAI di SMKN 1 Slawi bukan sekadar tren teknologi, melainkan upaya sadar untuk membuat ajaran agama lebih "membumi". Dengan AI, materi pembelajaran PAI menjadi lebih menarik dan bermakna. Semoga langkah kecil ini menjadi kontribusi berharga dalam membentuk generasi emas yang religius, moderat, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Teknologi, jika diarahkan dengan landasan iman yang kuat, akan menjadi akselerator kebaikan. Mari terus berinovasi, karena guru yang hebat adalah mereka yang terus belajar.

 

Daftar Pustaka

Kemendikbudristek. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan

Direktorat KSKK Madrasah. (2020). Moderasi Beragama dalam Pendidikan Islam. Jakarta: Kemenag RI.

Kementerian Agama RI. (2021). Fikih Pernikahan: Membangun Keluarga Sakinah. Jakarta.

Kementerian Agama RI. (2020). Integrasi Nilai Moderasi dan dan penguatan Kompetensi dalam Kurikulum Pendidikan. Jakarta.

Russell, S. J., & Norvig, P. (2020). Artificial Intelligence: A Modern Approach. Pearson.

UNESCO. (2021). AI and Education: Guidance for Policy-makers.

Thursday, 25 June 2026

Cara Mudah membuat Media Pembelajaran dengan Videoscribe

CARA MUDAH MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN SPARKOL VIDEOSCRIBE
Oleh : Kaniah, S.Ag,M.PdI

Videoscribe adalah software yang bisa kita gunakan dalam membuat design animasi berlatar putih (white board) dengan sangat mudah. Software ini dikembangkan pada tahun 2012 oleh sparkol ( Salah satu perusahaan yang ada di Inggris ). Aplikasi sparkol atau Video scribe merupakan video animasi tangan yang membuat sebuah gambar. Gambar-gambar ini akan dirangkai membentuk suatu rangkaian cerita dalam bentuk video. Video scribe bisa digunakan untuk membuat story line atau menggambarkan sebuah perjalanan hidup seseorang, ataukah untuk membuat media belajar sekalipun akan tetap menarik dan mampu mencuri perhatian siswa dalam kegiatan belajar mengajar, dan bagi orang yang bergelut di dunia  marketing bisa digunakan sebagai media promosi yang sangat menarik dan interaktif.
Dilihat dari designnya maka  Sparkol VideoScribe memiliki kegunaan  diantaranya adalah :
a.       Videoscribe bisa digunakan untuk keperluan bisnis online. Di mana  Ide marketing dapat diaplikasikan lewat videoscribe untuk menarik customer dengan dilengkapi animasi gambar-gambar yang lebih memberi kesan lebih hidup.
b.         Videoscribe bisa digunakan untuk pendidik/Guru atau Dosen sebagai pengantar pembelajaran (apersepsi) atau bahkan dapat dijadikan media presentasi  pembelajaran yang lebih inovatif dan menarik.
c.         Videoscribe untuk presentasi keperluan penyajian materi rapat pada lembaga-lembaga formal kedinasan  atau perusahaan, dan untuk keperluan penyajian materi lainnya.
Pada dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran, videoscribe sangat membantu guru dalam mendesain bahan ajar yang akan disajikan kepada siswa, mengingat bentuknya yang menyerupai papan tulis biasa tetapi memiliki keunikan gerak dan warna yang dapat diatur dan didesain sedemikian rupa sesuai keinginan dan kebutuhan, hal ini didukung dengan fitur-fitur yang memudahkan guru dapat berinovasi lebih lanjut. Selain itu cara dalam pembuatannya juga sangat mudah. Penggunaan videoscribe ini dipilih agar penyajian materi kepada siswa tidak monoton dan ada warna baru  dengan aplikasi presentasi yang lainnya.
a.     Cara Membuat Animasi Drawing dengan Video Scribe / Aplikasi Sparkol
Sebelum membuat video scribe dengan aplikasi saprkol, langkah pertama yang  harus dilakukan adalah  mendownload aplikasi videoscribe terlebih dahulu, jika sudah memiliki aplikasi tersebut maka tinggal dibuka.. Tapi, jika  belum memiliki aplikasi  silahkan login dengan email di http://www.sparkol.com kemudian download aplikasinya di web tersebut dengan memilih yang bebas berbayar atau gratis.
 Berikut ini tahapan pembuatan video scribe dengan aplikasi sparkol :
1. Buka aplikasi videoscribe yang sudah kita download, kemudian lakukan login.
snapshot
Keterangan : : :
Isikan email yang sesuai dengan yang digunakan untuk mendaftar pada sparkol.com. Kemudian masukkan password yang digunakan saat mendaftar, pada kolomkedua,
Kemudian klik “Login”, jika  belum mendaftar silahkan klik menu yang ada di sampingnya yang bertuliskan “Create new account”



2. Kemudian klik tanda centang hingga muncul tampilan awalnya
snapshot3
3. Setelah itu akan muncul halaman untuk membuat proyek video, klik  tanda plus (+) untuk membuat halaman baru /area kerja untuk pembuatan animasi drawing.
snapshot2
4.  selanjutnya  adalah mengenal fungsi-fungsi yang tertera pada halaman kerja, agar  bisa menggunakan menu yang tersedia dengan baik dan efisien sehingga  tidak terlalu lama membuang waktu untuk mencoba mengeksplorasi menu yang tersedia.
b.  Pengenalan fungsi-fungsi pada menu halaman kerja/canvas :
Menu paling atas bagian kiri :
snapshot4
Keterangan :
1.  Simbol untuk menyimpan hasil kerja
2. Untuk memasukkan karakter atau gambar
3. Untuk memasukkan tulisan atau teks
4. Untuk memasukkan tanggal, bulan, dan tahun pada video
5. Untuk memasukkan musik ke dalam video
6. Untuk memasukkan suara narasi atau rekaman suara untuk video
7. Mengubah tampilan background video
8. Untuk mengubah animasi pada video, misalnya gambar tangan menulis atau tangan yang bergerak lainnya.
Menu paling atas sebelah kanan:
snapshot5
Keterangan :
1. Untuk melihat priview video hasil kerja sebelum dirender atau dipublikasikan
2. Untuk ekspor atau mempublikasikan hasil kerja dalam bentuk video
Menu paling bawah sebelah kanan:
snapshot6
Keterangan :
1. Untuk menghilangkan atau menghapus elemen pada video
2. Untuk mengkopi sebuah elemen tertentu
3. Untuk mengunci bidikan atau sorotan pada layar
4. Untuk menghapus bidikan atau sorotan pada layar
Di lihat dari fitur dan fungsi yang mudah difahami, maka sangat memungkinkan guru dapat membuat media atau bahan ajar dengan videoscribe secara bertahap untuk sampai pada tingkat desain yang sempurna.
Sedangkan untuk simulasi cara pembuatan video scribe dengan sparkol silahkan  buka pada link berikut :
Selamat Mencoba,



Materi Berlomba Dalam Kebaikan ( Integrasi MB,KBC dan Praktik Ekonomi Syariah)

Media Interaktif PAI - Kompetisi Kebaikan & Ekonomi Syariah

PAI & Budi Pekerti Interaktif

Kelas X SMK • Berkompetisi dalam Kebaikan Guru Mapel: Kaniah, S.Ag., M.Pd.I.
Kurikulum Merdeka & Cinta Sesama

Guru Pengampu

Kaniah, S.Ag., M.Pd.I.

Pendidikan Agama Islam

Langkah Awal

Tujuan Pembelajaran (Learning Objectives)

Menjadi Pribadi Unggul, Solutif, dan Berkarakter Sosial

Melalui pembelajaran interaktif ini, rekan-rekan siswa Kelas X SMK akan diarahkan untuk menguasai kompetensi yang tidak hanya teoritis, melainkan aplikatif dalam kehidupan berprofesi dan bermasyarakat.

1

Menganalisis & Membaca Dalil

Mampu menganalisis, membaca dengan tartil, dan menghafal Q.S. al-Maidah/5: 48 dan Q.S. at-Taubah/9: 105 sesuai kaidah tajwid secara fasih.

2

Penerapan Ekonomi Syariah

Mengorelasikan etos kerja dan kompetisi kebaikan dengan transaksi ekonomi syariah yang adil, jujur, bebas riba, dan saling rida (antaradlin).

3

Kurikulum Berbasis Cinta Kasih

Mengaktualisasikan kepedulian sosial yang tulus demi menolong sesama manusia tanpa memandang perbedaan golongan atau latar belakang.

4

Implementasi Moderasi Beragama

Menunjukkan sikap toleran (tasamuh), seimbang (tawazun), dan adil (i'tidal) dalam berkompetisi secara sehat di lingkungan kerja dunia usaha/industri (DU/DI).

Konseptual

Pengertian & Makna Terdalam

Fastabiqul Khairat

Secara harfiah bermakna "berlomba-lomba dalam kebaikan". Ini bukan sekadar persaingan menjatuhkan, melainkan gerakan akselerasi (percepatan) amal baik di mana setiap orang saling memotivasi orang lain untuk berbuat kebajikan terbaiknya demi mencari rida Allah SWT.

Etos Kerja Islami

Refleksi dari keimanan yang mendalam, di mana bekerja dipandang sebagai ibadah. Seorang muslim yang memiliki etos kerja tinggi tidak akan menunda pekerjaan, profesional, menjaga kualitas kerja, dan selalu menyadari bahwa Allah, Rasul, dan kaum mukminin mengawasi karyanya.

Tiga Pilar Pembentuk Etika Kerja Profesional Islami

Cinta kepada Sesama

Mengembangkan bisnis/pekerjaan yang memberikan manfaat sosial luas, bukan eksploitatif.

Moderasi Beragama (Wasathiyah)

Keseimbangan antara pencapaian duniawi (profit) dan ukhrawi (berkah & etika).

Ekonomi Syariah

Memastikan cara perolehan dan pendistribusian harta berdasar prinsip keadilan universal.

Wahyu Ilahi

Materi & Dalil Naqli

Surah al-Maidah Ayat 48

وَاَنْزَلْنَآ اِلَيْكَ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتٰبِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَآ اَنْزَلَ اللّٰهُ وَلَا تَتَّبِعْ اَهْوَاۤءَهُمْ عَمَّا جَاۤءَكَ مِنَ الْحَقِّۗ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ schِرْعَةً وَّمِنْهَاجًاۗ وَلَوْ شَاۤءَ اللّٰهُ لَجَعَلَكُمْ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّلٰكِنْ لِّيَبْلُوَكُمْ فِيْ مَآ اٰتٰىكُمْ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرٰتِۗ اِلَى اللّٰهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيْعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيْهِ تَخْتَلِفُوْنَۙ

Terjemahan:

"Dan Kami telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu (Muhammad) dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya... Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang dahulu kamu perselisihkan."

Kandungan Utama Ayat (Aspek Moderasi & Cinta Kasih):

  • Keragaman adalah Ujian: Allah sengaja menciptakan keragaman syariat dan umat untuk menguji siapa di antara manusia yang paling optimal mengaktualisasikan kebaikan (Fastabiqul Khairat).
  • Sikap Moderat: Menolak fanatisme buta yang merusak harmoni, mendahulukan dialog yang santun, dan fokus pada aksi kemানুsiaan yang konkret.
Implementasi Praktis

Studi Kasus & Integrasi Riil

Kasus 1: Fintech Syariah & Cinta Sesama

Membantu permodalan UMKM tanpa riba melalui skema bagi hasil yang saling menguntungkan.

Klik untuk Pelajari →

Kasus 2: Crowdfunding Pertanian Organik

Kolaborasi siswa SMK jurusan Agribisnis mendanai bibit petani miskin dengan konsep Muzara'ah.

Klik untuk Pelajari →

Kasus 3: Marketplace Santri (Halal-Mart)

Mengutamakan kejujuran deskripsi barang (no Tadlis) dan transaksi aman tanpa manipulasi.

Klik untuk Pelajari →
Uji Pemahaman

Kuis Interaktif HOTS (High Order Thinking Skills)

Soal 1 dari 10

Uji Logika Analitis & Etika Syariah Anda

Kuis terdiri dari 10 soal pilihan ganda dengan 5 opsi jawaban (A, B, C, D, E). Soal dirancang berdasarkan studi kasus nyata dunia kerja dan prinsip sosial Islam yang mendalam dengan opsi kunci jawaban yang didistribusikan secara merata.

Uji Sikap

Format Refleksi & Penilaian Diri

Mengapa Refleksi itu Penting?

Moderasi beragama dan cinta sesama bukanlah sekadar bahan hafalan kognitif. Keduanya adalah panduan sikap yang wajib diinternalisasi ke dalam sanubari dan diwujudkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, rumah, dan kelak di tempat kerja.

Referensi Resmi

Sumber Bacaan & Studi Lanjutan

Buku Siswa PAI & Budi Pekerti SMA/SMK Kelas X

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI (Kurikulum Merdeka), Bab 3: Menjalani Hidup dengan Fastabiqul Khairat.

Buku Pengantar Ekonomi Syariah & Aplikasinya

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI & Majelis Ulama Indonesia. Menjelaskan konsep kerja sama Mudharabah, Musyarakah, dan Murabahah secara regulatif di Indonesia.

Buku Saku Moderasi Beragama Kemenag RI

Kementerian Agama Republik Indonesia. Panduan implementasi empat pilar moderasi: Komitmen Kebangsaan, Toleransi, Anti-Kekerasan, dan Akomodatif terhadap budaya.

Tafsir Al-Misbah - Prof. Dr. M. Quraish Shihab

Penjelasan mendalam mengenai makna kata "Fastabiqul Khairat" pada Q.S. al-Maidah/5: 48 yang mengutamakan keluhuran etika sosial kemanusiaan.

Direkayasa oleh Ahli Media Interaktif Pembelajaran PAI © 2026 Gunakan menu navigasi sebelah kiri/atas untuk berpindah bab