Silakan lengkapi seluruh data identitas dan pertanyaan.
Sedang Membuat Dokumen PDF...
Menyusun hasil kerja untuk tanda tangan guru & orang tua.
LKPD & Refleksi Interaktif
Etika Bertetangga, Silaturahmi & Hak-Hak Tetangga
Guru: Kaniah, S.Ag.,M.Pd.I
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) & REFLEKSI
Materi: Etika Bertetangga, Menjalin Silaturahmi & Menghormati Hak Tetangga
Pendidikan Agama Islam & Budi Pekerti | Guru Pengampu: Kaniah, S.Ag.,M.Pd.I
1
IDENTITAS PESERTA DIDIK
Tanggal Pengerjaan: *Wajib diisi sebelum mencetak dokumen
Mutiara Hadits & Petunjuk Singkat:
Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tetangganya." (HR. Bukhari & Muslim).
Kerjakan aktivitas analisis kasus, tabel hak tetangga, dan refleksi diri di bawah ini secara jujur dan mandiri.
2
AKTIVITAS 1: ANALISIS KASUS ETIKA BERTETANGGA
Bacalah situasi berikut dengan seksama dan kemukakan solusi berlandaskan adab Islam.
Studi Kasus 1: Kenyamanan Lingkungan
Pak Rahmat memiliki tetangga tepat di sebelah rumahnya yang sering memarkir kendaraan hingga menghalangi pintu gerbang rumah Pak Rahmat. Selain itu, anak tetangganya sering memutar musik dengan volume keras saat waktu istirahat malam hari.
Studi Kasus 2: Kepedulian Sosial & Hak Tetangga
Keluarga Bu Aminah mengetahui bahwa tetangga di seberang jalan rumahnya, yang berbeda agama, sedang jatuh sakit dan hidup berdua saja dengan lansia. Di sisi lain, aroma masakan lezat dari rumah Bu Aminah sering tercium ke luar.
3
AKTIVITAS 2: IDENTIFIKASI KLASIFIKASI HAK TETANGGA
Dalam hadits riwayat Al-Bazzar, tetangga terbagi menjadi 3 kelompok sesuai hak yang dimilikinya. Jodohkan/centang hak yang berlaku pada masing-masing klasifikasi tetangga di bawah ini:
No
Klasifikasi Tetangga
Memiliki 1 Hak (Hak Tetangga)
Memiliki 2 Hak (Tetangga + Muslim)
Memiliki 3 Hak (Tetangga + Muslim + Kerabat)
1
Tetangga Muslim yang masih memiliki hubungan nasab/kerabat
Contoh: Paman atau sepupu yang bertempat tinggal di samping rumah.
2
Tetangga Muslim yang bukan merupakan kerabat (orang lain)
Contoh: Sesama muslim satu RT yang tidak ada pertalian darah.
3
Tetangga Non-Muslim (Dzimmi / Bukan Musuh)
Contoh: Warga berbeda agama yang hidup damai dan rukun berdampingan.