Adab Menggunakan Media Sosial
PAI & Budi Pekerti Kelas XI SMK
Assalamu'alaikum, Selamat Datang!
Media sosial adalah pedang bermata dua. Mari kita pelajari bagaimana Islam mengatur etika berkomunikasi di dunia digital agar membawa berkah, bukan fitnah.
๐ฏ Tujuan Pembelajaran
-
1.
Menganalisis adab menggunakan media sosial dalam pandangan Islam secara kritis.
-
2.
Meyakini bahwa adab menggunakan media sosial adalah bagian dari tuntunan agama.
-
3.
Mempraktikkan sikap bijak, jujur, dan santun dalam bermedia sosial di kehidupan sehari-hari.
๐ Materi Utama & Dalil
1. Prinsip Tabayyun (Cek & Ricek)
Dalam medsos, berita seringkali tersebar tanpa filter. Islam mewajibkan kita untuk memverifikasi kebenaran informasi sebelum percaya atau menyebarkannya.
"Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya..."
2. Berkata Benar & Jujur
Kejujuran digital meliputi tidak membuat konten hoaks, tidak memalsukan identitas untuk menipu, dan tidak memanipulasi informasi.
"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar."
3. Menghindari Ghibah & Fitnah
Membongkar aib orang lain (ghibah) atau menuduh tanpa bukti (fitnah) di kolom komentar atau status sangat dilarang.
"Seorang muslim adalah orang yang lidah dan tangannya tidak menyakiti orang lain."
4. Menyebarkan Kebaikan
Gunakan media sosial sebagai sarana dakwah dan menebar manfaat (Amal Jariyah), bukan kemaksiatan (Dosa Jariyah).
"Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk (kebaikan), maka dia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengikutinya..."
๐ง Asesmen Sumatif
Uji pemahamanmu dengan 10 soal Pilihan Ganda dan 5 soal Benar/Salah.
Hasil Akhir
๐ LKPD Kelompok
- Amatilah postingan trending hari ini.
- Identifikasi kesesuaian dengan adab Islam.
- Buat desain kampanye "Medsos Sehat".
- Kumpulkan melalui Link Google Drive.
๐ง Refleksi Diri
"Gunakan jarimu sebagai sarana berdakwah, bukan sarana menjatuhkan sesama."