Kuis HOTS PAI Kelas XI SMK - Khutbah, Tabligh, dan Dakwah
Pendidikan Agama Islam & Budi PekertiKurikulum Merdeka / K13
KUIS EVALUASI HOTS KELAS XI SMK
Tema: Ketentuan Khutbah, Tabligh, dan Dakwah
Data Identitas Peserta Didik & Pengampu
Hasil Evaluasi Kuis HOTS
0 / 100
Benar PG: 0 / 10|Benar B/S: 0 / 5
Ringkasan Dokumen Hasil Kuis
Nama Siswa:-
Kelas/Jurusan:-
No. Presensi:-
Guru Pengampu:-
Dokumen ini diterbitkan secara otomatis sebagai bukti ketuntasan asesmen PAI & Budi Pekerti.
Peserta Didik / Siswa,
( ........................................ )
NIS / Presensi: -
Mengetahui, Guru Pengampu PAI
( ........................................ )
NIP / NUPTK
```eof
### Catatan Keunggulan Aplikasi Web Ini:
- **Validasi Identitas Kuis**: Memastikan siswa mengisi data diri lengkap sebelum skor dihitung.
- **Visual Feedback Lengkap**: Menampilkan indikator `BENAR (+7)` / `SALAH (0)` dan menyajikan pembahasan komprehensif pada soal Benar/Salah setelah tombol penyerahan diklik.
- **Rapi & Siap Cetak (PDF)**: Saat diklik **Unduh / Cetak Laporan PDF**, tombol-tombol interaktif otomatis tersembunyi (*no-print*), merapikan layout menjadi dokumen resmi berformat lembar nilai lengkap dengan tempat tanda tangan basah Guru dan Siswa.
Kriteria Ketuntasan dan Kompetensi Dasar Siswa SMK
Elemen Sejarah Peradaban Islam (SPI)
Peserta didik mampu menganalisis rekam jejak, keteladanan, karya, dan peranan tokoh ulama Nusantara dalam mempertahankan dan mengembangkan peradaban Islam di tingkat internasional sebelum abad ke-19.
Indikator Hasil Belajar
Menganalisis: Jalur keilmuan (Sanad) dan dakwah ulama Indonesia di Mekah & Madinah.
Meneladani: Etos kerja, ketekunan menulis, dan kemandirian finansial ulama Nusantara.
Mengkorelasikan: Nilai kepemimpinan ulama dengan etos profesionalisme dunia industri SMK.
Integrasi Dimensi Profil Pelajar Pancasila
Beriman & Bertakwa
Menjadikan dakwah santun para ulama sebagai pedoman perilaku sehari-hari.
Bernalar Kritis
Mampu menganalisis pengaruh pemikiran ulama Melayu terhadap geopolitik abad 16-18.
Mandiri & Kreatif
Mengembangkan karya inovatif berbasis keterampilan vokasi dengan etos pantang menyerah.
Peta Konsep Pembelajaran
Struktur visual keterkaitan materi ulama Nusantara abad ke-16 hingga ke-18
ULAMA NUSANTARA DALAM PERADABAN ISLAM GLOBAL (SEBELUM ABAD 19)
JALUR DAKWAH
Jaringan Haramain & Perdagangan
TOKOH UTAMA
6 Pelopor Dakwah Nusantara
ETOS VOKASI
Korelasional dengan Anak SMK
• Talaqqi Makkah-Madinah
• Bahasa Melayu Jawi
• Diplomasi & Perdagangan
• Hamzah Fansuri & Ar-Raniri
• Syekh Yusuf al-Makassari
• Abdus Samad & Arsyad al-Banjari
• Kemandirian Finansial
• Produktivitas Menulis Kitab
• Rekayasa & Solusi Sosial
A. Jaringan Keilmuan & Kiprah Ulama Nusantara di Dunia
Sebelum abad ke-19, wilayah Nusantara bukan sekadar penerima pasif ajaran Islam, melainkan **pusat Gravitasi Keilmuan Baru** di Asia Tenggara yang terhubung erat dengan jaringan intelektual di Makkah, Madinah (Haramain), Kairo, dan Hadramaut. Para ulama Indonesia aktif menjadi penasihat kesultanan, penulis kitab internasional beresolusi tinggi, hingga guru besar di Masjidil Haram.
Biografi & Peran Tokoh-Tokoh Ulama Utama
Abad ke-16Aceh Darussalam
1. Syekh Hamzah Fansuri
Pelopor Sastra & Tasawuf Melayu-Islam
Merupakan perintis penulisan karya tasawuf dan sastra Melayu berbentuk Ruba'i. Beliau berhasil menjadikan bahasa Melayu sebagai lingua franca ilmu pengetahuan tinggi di Asia Tenggara.
Karya Monumen:Asrar al-Arifin, Sharab al-Asyiqin.
Abad ke-17Aceh / Ranir
2. Syekh Nuruddin ar-Raniri
Ulama Ensiklopedis & Penasihat Kesultanan
Ulama ulakan yang produktif menulis dalam berbagai cabang ilmu (Fikih, Hadis, Sejarah, Perbandingan Agama). Beliau menjadi mufti kerajaan Aceh dan meluruskan paham keagamaan ekstrem.
Karya Monumen:Bustan al-Salatin (Taman Raja-raja).
1626 - 1699 MGowa, Makassar -> Afrika Selatan
3. Syekh Yusuf al-Makassari
Pejuang Lintas Benua & Pahlawan Afrika Selatan
Diasingkan oleh Belanda ke Sri Lanka lalu ke Cape Town, Afrika Selatan. Pengasingannya justru membuka babak baru penyebaran Islam di Benua Afrika hingga Nelson Mandela menyebutnya 'Putra Terbaik Afrika'.
Karya Monumen:An-Nafhat al-Sailaniyyah, Zubdat al-Asrar.
1704 - 1789 MPalembang -> Makkah
4. Syekh Abdus Samad al-Palimbani
Penggerak Jaringan Melayu di Haramain
Ulama asal Palembang yang menjadi tokoh kunci diaspora Melayu di Makkah. Beliau aktif mengaitkan konsep tasawuf Al-Ghazali dengan semangat perang mempertahankan tanah air dari penjajahan.
Karya Monumen:Siyar al-Salikin, Hidayat al-Salikin.
1710 - 1812 MBanjar, Kalimantan Selatan
5. Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari
Pakar Fikih & Rekayasa Infrastruktur Falak
Ahli fikih mazhab Syafi'i dan ilmu astronomy/falak. Beliau mengaitkan ilmu syariat dengan penerapannya secara praktis melalui rekayasa irigasi pertanian di Kesultanan Banjar.
Karya Monumen:Sabilal Muhtadin.
1813 - 1899 MBanten -> Imam Masjidil Haram
6. Syekh Nawawi al-Bantani
Sayyid Ulama al-Hijaz (Maha Guru Makkah)
Meskipun berada di penghujung abad 19, kiprahnya berakar kuat dari tradisi ulama klasik. Menulis lebih dari 115 karya tafsir, fikih, dan tauhid yang hingga kini diajarkan di Universitas Al-Azhar Kairo.
Karya Monumen:Marah Labid (Tafsir al-Munir), Maraqi al-Ubudiyyah.
B. Korelasi Etos Kerja Ulama dengan Siswa SMK Modern
Para ulama Nusantara tidak hanya tekun menuntut ilmu agama, tetapi juga memiliki keahlian hidup (life skills) yang mandiri. Sebagian besar dari mereka berdagang, ahli teknik irigasi, perajin, hingga penulis produktif. Bagi siswa SMK, hal ini memberikan nilai teladan:
Keahlian Terapan (Vocational Skill)
Menyelesaikan masalah nyata masyarakat lewat kompetensi keahlian yang dimiliki.
Kemandirian Finansial
Tidak menggantungkan hidup pada orang lain, berani berwirausaha (Technopreneurship).
Karya Berkelanjutan
Menciptakan karya/produk digital/fisik berwujud yang dapat memberi kemanfaaatan bagi sesama.
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Aktivitas Kolaboratif Berbasis Proyek Vokasi SMK
Tugas 1: Analisis Kasus Studi Integritas & Ketahanan
Studi Kasus:
Syekh Yusuf al-Makassari diasingkan oleh pihak penjajah ke Sri Lanka kemudian dikirim lebih jauh ke Cape Town (Afrika Selatan) agar pengaruhnya hilang. Namun di Afrika Selatan, beliau justru memanfaatkan kondisi terisolasi tersebut untuk membangun jaringan komunitas Muslim baru yang kuat hingga menjadi pahlawan setempat.
Pertanyaan Diskusi:
Bagaimana siswa SMK menyikapi tantangan lingkungan magang/PKL yang tidak ideal atau tekanan dunia kerja yang keras dengan mengambil hikmah dari resiliensi Syekh Yusuf al-Makassari?
Tugas 2: Proyek Inovasi Digital / Produk Keahlian
Buatlah rangkuman dakwah kreatif berupa media digital sesuai kompetensi keahlian jurusan berikut:
1. Rumpun IT (RPL / TKJ / DKV)
Membuat landing page web profil ulama Nusantara, desain infografis edukatif di Canva/Figma, atau UI mobile app portal rekam jejak ulama.
2. Rumpun BISMEN (Bisnis & Manajemen)
Membuat proposal kampanye digital *Social Entrepreneurship*, strategi konten pemasaran media sosial, atau e-catalog literasi kitab Nusantara.
Kuis Interaktif (HOTS)
10 Pilihan Ganda (A-E) + 5 Benar-Salah (Total 15 Soal)
Skor Akhir0 / 100
Refleksi Diri & Karakter Vokasi
Introspeksi Pembiasaan Perilaku Teladan Ulama
Pilihlah skala sikap berikut sesuai dengan kondisi dan komitmen pribadi Anda setelah mempelajari materi peran ulama Nusantara:
Sumber Belajar & Referensi
Rujukan Otentik & Bahan Bacaan Pengayaan
Buku Teks Utama
Buku Siswa PAI dan Budi Pekerti Kelas XI SMK/SMA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kurikulum Merdeka).
Referensi Akademik Sejarah
Azra, Azyumardi. (2004). Jaringan Ulama Middle East dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII. Kencana Prenada Media Group.
Studi Literatur Karya Klasik
Ricklefs, M.C. (2008). Sejarah Indonesia Modern 1200–2008. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta.
Encylopedia & Digital Archive
Manuskrip Kuno Jawi Malay Archive - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia & Portal Digital Islam Nusantara.