Tujuan Pembelajaran
Melalui model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning), peserta didik diharapkan mampu:
- Menganalisis makna Q.S. al-Maidah/5: 48, Q.S. at-Taubah/9: 105, dan hadis tentang semangat berkompetisi dalam kebaikan (fastabiqul khairat) dengan benar.
- Mendemonstrasikan hafalan Q.S. al-Maidah/5: 48 dan Q.S. at-Taubah/9: 105 dengan fasih dan lancar.
- Menyajikan paparan mengenai makna Q.S. al-Maidah/5: 48, Q.S. at-Taubah/9: 105, dan hadis tentang kompetisi dalam kebaikan.
- Membiasakan sikap semangat berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja sebagai implementasi dari pemahaman ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis yang dipelajari.
Peta Konsep
Q.S. Al-Maidah/5: 48
Perintah untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.
Q.S. At-Taubah/9: 105
Perintah untuk bekerja keras karena setiap amal akan dilihat oleh Allah.
Hadis Terkait
Anjuran untuk menjadi pribadi yang bermanfaat dan beramal saleh.
Materi Pembelajaran
Q.S. Al-Maidah/5: 48 - Kompetisi dalam Kebaikan
وَاَنْزَلْنَآ اِلَيْكَ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتٰبِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَآ اَنْزَلَ اللّٰهُ وَلَا تَتَّبِعْ اَهْوَاۤءَهُمْ عَمَّا جَاۤءَكَ مِنَ الْحَقِّۗ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَّمِنْهَاجًا ۗوَلَوْ شَاۤءَ اللّٰهُ لَجَعَلَكُمْ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّلٰكِنْ لِّيَبْلُوَكُمْ فِيْ مَآ اٰتٰىكُمْ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرٰتِۗ اِلَى اللّٰهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيْعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيْهِ تَخْتَلِفُوْنَۙ
"Dan Kami telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu (Muhammad) dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya, maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu diberitahukan-Nya kepadamu terhadap apa yang dahulu kamu perselisihkan."
Isi Kandungan:
Ayat ini menegaskan bahwa Al-Qur'an adalah kitab yang benar dan menjadi tolok ukur bagi kitab-kitab sebelumnya. Allah SWT menurunkan aturan yang berbeda-beda bagi setiap umat sebagai ujian. Oleh karena itu, Allah memerintahkan manusia untuk fokus berlomba-lomba dalam mengerjakan kebaikan (fastabiqul khairat), bukan mempertentangkan perbedaan syariat. Semua manusia akan kembali kepada Allah dan akan diberi tahu tentang apa yang mereka perselisihkan.
Q.S. At-Taubah/9: 105 - Etos Kerja
وَقُلِ اعْمَلُوْا فَسَيَرَى اللّٰهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُوْلُهٗ وَالْمُؤْمِنُوْنَۗ وَسَتُرَدُّوْنَ اِلٰى عٰلِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَۚ
"Dan katakanlah, 'Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.'"
Isi Kandungan:
Ayat ini memberikan motivasi yang sangat kuat untuk bekerja keras dan produktif. Setiap perbuatan yang kita lakukan, baik atau buruk, akan dilihat oleh Allah, Rasul-Nya, dan sesama orang beriman. Ini menumbuhkan sikap profesional, jujur, dan bertanggung jawab, karena kita sadar bahwa setiap pekerjaan memiliki nilai dan akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.
Hadis tentang Amal Kebaikan
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه, أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ: إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ, أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ, أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Apabila manusia itu meninggal dunia, maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga: yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya." (HR. Muslim)
Isi Kandungan:
Hadis ini memotivasi kita untuk melakukan kebaikan yang dampaknya berkelanjutan (amal jariyah). Ini adalah bentuk kompetisi kebaikan yang paling tinggi, yaitu meninggalkan warisan positif bahkan setelah kita tiada. Sebagai siswa SMK, menciptakan karya inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat bisa menjadi wujud dari ilmu yang bermanfaat.
Contoh Kontekstual
Kompetisi Kebaikan di Sekolah
- Akademik: Saat ada teman yang kesulitan memahami materi kejuruan, kamu tidak menertawakannya, tetapi proaktif menawarkan bantuan untuk belajar bersama.
- Lomba Kompetensi Siswa (LKS): Kamu berlatih keras untuk menjadi yang terbaik bukan untuk kesombongan, tetapi untuk mengharumkan nama sekolah dan membuktikan hasil belajar, sambil tetap menjaga sportifitas.
- Organisasi: Menjadi pengurus OSIS atau Rohis dan membuat program kerja yang positif, seperti bakti sosial, penggalangan dana, atau workshop keahlian.
Etos Kerja di Dunia Industri (PKL/Kerja)
- Jujur & Disiplin: Selalu datang tepat waktu saat PKL dan tidak mengurangi kualitas bahan saat membuat produk, karena sadar Allah Maha Melihat (Q.S. At-Taubah: 105).
- Inovatif: Memberikan usulan perbaikan pada sistem kerja di tempat magang yang bisa meningkatkan efisiensi, sebagai bentuk dari "ilmu yang bermanfaat".
- Profesional: Mengerjakan setiap tugas dengan standar tertinggi, meskipun tidak diawasi langsung oleh pembimbing, karena motivasi utamanya adalah ibadah dan mencari ridha Allah.
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
LKPD 1: Analisis Studi Kasus
Bacalah studi kasus di bawah ini, kemudian diskusikan dengan kelompokmu dan jawablah pertanyaan-pertanyaan yang diberikan!
Kasus: Proyek Tim di Tempat PKL
Rizky, seorang siswa SMK jurusan Teknik Komputer Jaringan, sedang menjalani PKL di sebuah perusahaan. Ia dan timnya diberi tugas untuk menyelesaikan sebuah proyek instalasi jaringan dalam waktu yang singkat. Di tengah jalan, salah satu teman satu timnya, Budi, menyarankan untuk menggunakan kabel jaringan berkualitas rendah yang lebih murah (di luar spesifikasi standar perusahaan) agar proyek cepat selesai dan sisa anggaran bisa "diamankan". Budi beralasan, "Tidak akan ada yang tahu, yang penting hasilnya terlihat rapi dan berfungsi saat pengecekan awal."
Pertanyaan Diskusi:
- Analisislah situasi yang dihadapi Rizky dari sudut pandang Q.S. At-Taubah/9: 105!
- Jika kamu adalah Rizky, bagaimana caramu menerapkan prinsip "fastabiqul khairat" (berlomba dalam kebaikan) sesuai Q.S. Al-Maidah/5: 48 dalam situasi ini?
- Saran konkret apa yang akan kamu berikan kepada Budi agar ia memahami pentingnya etos kerja yang Islami?
- Apa potensi dampak jangka panjang bagi perusahaan dan bagi reputasi siswa PKL jika saran Budi diikuti?
LKPD 2: Identifikasi Hukum Bacaan Tajwid
Perhatikan dengan saksama Q.S. Al-Maidah/5: 48. Identifikasilah hukum bacaan tajwid pada potongan ayat yang tersedia di dalam tabel berikut, lalu tuliskan alasanmu!
| No. | Potongan Ayat | Hukum Bacaan | Alasan |
|---|---|---|---|
| 1 | وَاَنْزَلْنَآ | ||
| 2 | مُصَدِّقًا لِّمَا | ||
| 3 | مِنْكُمْ | ||
| 4 | شِرْعَةً وَّمِنْهَاجًا | ||
| 5 | اُمَّةً وَّاحِدَةً | ||
| 6 | جَمِيْعًا فَيُنَبِّئُكُمْ |
Kuis / Asesmen Formatif
Hasil Kuis
Skor Anda:
Refleksi Pembelajaran
Setelah mempelajari materi hari ini, mari luangkan waktu sejenak untuk merefleksikan pemahamanmu. Jawablah pertanyaan berikut di buku catatanmu.
1. Hal Baru Apa yang Aku Pelajari?
Sebutkan minimal satu konsep atau pemahaman baru yang kamu dapatkan dari materi tentang kompetisi dalam kebaikan dan etos kerja.
2. Bagaimana Aku Akan Menerapkannya?
Berikan satu contoh nyata bagaimana kamu akan menerapkan semangat 'fastabiqul khairat' di lingkungan sekolah atau rumah dalam seminggu ke depan.
3. Apa yang Masih Membuatku Bingung?
Adakah bagian dari materi yang masih sulit kamu pahami? Tuliskan pertanyaanmu agar bisa didiskusikan lebih lanjut.
Sumber Belajar
- Al-Qur'an dan Terjemahannya, Kementerian Agama RI.
- Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas X, Kemendikbudristek RI, 2021.
- Tafsir Al-Mishbah oleh Prof. Dr. M. Quraish Shihab.
- Kitab Riyadhus Shalihin oleh Imam An-Nawawi.
- Website dan aplikasi Al-Qur'an digital terpercaya.
No comments:
Post a Comment