Sharing and learning Together

Name

Email *

Message *

Sunday, 26 October 2025

Infografis; Jejak Peran Ulama Indonesia yang Mendunia

Infografis: Jejak Ulama Indonesia Mendunia
PAI Kelas XI SMK: Sejarah Peradaban Islam

Jejak Ulama Indonesia yang Mendunia

Masuknya Islam secara damai melahirkan tradisi intelektual unik di Nusantara. Para ulama kita tidak hanya belajar, tapi menjadi guru besar dan penulis karya monumental yang diakui dunia.

Disusun untuk: Kaniah, S.Ag., M.Pd.I

Jaringan Intelektual Nusantara

Semua dimulai dari tradisi Rihlah Ilmiah (Perjalanan Ilmu), yang menciptakan jaringan global antara Nusantara dan pusat keilmuan Islam.

1. Berawal di Nusantara

Tradisi keilmuan kuat di Pesantren, Surau, & Dayah.

2. Belajar di Haramain

Melanjutkan studi ke Mekkah & Madinah, pusat ilmu dunia.

3. Mengajar & Berkarya

Menjadi guru besar dan menulis karya rujukan global.

Profil 7 Ulama Kunci

Berikut adalah tujuh tokoh sentral yang karyanya melintasi batas negara dan zaman.

Syekh Nawawi al-Bantani

Asal: Banten

Peran: Imam Masjidil Haram, dijuluki *Sayyidul Ulama al-Hijaz* (Pemimpin Ulama Hijaz).

Karya Monumental:

*Tafsir al-Munir (Marah Labid)*

Syekh Yusuf al-Makasari

Asal: Makassar

Peran: Pejuang (vs. VOC), Pahlawan Nasional (IDN & Afsel), Sufi (Tarekat Khalwatiyah).

Karya Monumental:

*Safinatun Najah*

Abdus Samad al-Palimbani

Asal: Palembang

Peran: Tokoh Sufi, Pensyarah & Penerjemah karya Imam Al-Ghazali ke bahasa Melayu.

Karya Monumental:

*Hidayatus Salikin* & *Siyarus Salikin*

Nurudin Ar-Raniri

Asal: Gujarat/Aceh

Peran: *Syekhul Islam* Kesultanan Aceh, Teolog (Purifikasi Akidah) & Sejarawan.

Karya Monumental:

*Bustan al-Salatin* (Taman Raja-raja)

Abdurrauf al-Singkili

Asal: Aceh

Peran: Mufi Kesultanan, Penyebar Tarekat Syattariyah, Ulama Moderat.

Karya Monumental:

*Tarjuman al-Mustafid* (Tafsir lengkap PERTAMA Bhs. Melayu)

M. Sholeh al-Samarani

Asal: Semarang

Peran: Kyai Sholeh Darat, Guru Para Tokoh (R.A. Kartini, K.H. Hasyim Asy'ari, K.H. Ahmad Dahlan).

Karya Monumental:

*Faidh al-Rahman* (Tafsir Bhs. Jawa untuk R.A. Kartini)

Hamzah al-Fansuri

Asal: Aceh/Sumatra

Peran: Pelopor Sastra Sufi dan Syair Mistik Melayu (Tasawuf Wujudiyah).

Karya Monumental:

*Syarab al-'Asyiqin* & *Asrar al-'Arifin*

Menganalisis Dampak Mereka

Data dari 7 tokoh ini menunjukkan tren menarik dalam rentang waktu, fokus keilmuan, dan metode dakwah mereka.

Timeline Jejak Ulama (Perkiraan Masa Hidup/Aktif)

Visualisasi ini menunjukkan kapan para ulama ini hidup. Perhatikan bagaimana jejak mereka tumpang tindih dan mencakup periode dari abad ke-16 hingga awal abad ke-20.

Fokus Keilmuan Utama

Grafik ini menunjukkan spesialisasi utama dari 7 ulama. Banyak ulama menguasai beberapa bidang, namun ini adalah fokus utama mereka (Sufi/Tasawuf dan Fiqih/Tafsir sangat dominan).

Bahasa Dakwah (Dakwah Kontekstual)

Untuk menjangkau masyarakat luas, banyak ulama tidak hanya menulis dalam bahasa Arab, tetapi juga memelopori karya dalam bahasa lokal (Melayu dan Jawa), menunjukkan ide dakwah yang kreatif.

Warisan dan Keteladanan

Apa yang bisa kita pelajari dari mereka hari ini? Semangat mereka relevan untuk kita sebagai generasi muda.

GIGIH

Kegigihan Intelektual (Rihlah Ilmiah) tanpa kenal lelah.

PRODUKTIF

Produktivitas Berkarya, meninggalkan warisan kitab abadi.

JUANG

Spirit Perjuangan (Jihad) melawan penjajah dan kebodohan.

KREATIF

Dakwah Kontekstual (Kreatif) menggunakan bahasa lokal.

Daftar Pustaka (Contoh)

  • Azra, Azyumardi. (2004). *Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII*. Jakarta: Kencana Prenada Media.
  • Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI. (2021). *Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI*. Jakarta: Kemendikbudristek.
  • Bruinessen, Martin van. (1995). *Kitab Kuning, Pesantren dan Tarekat: Tradisi-tradisi Islam di Indonesia*. Bandung: Mizan.
  • Hadi WM, Abdul. (2001). *Hamzah Fansuri: Penyair Sufi Aceh*. Jakarta: Lotan Chora.

No comments:

Post a Comment